Kenan Yildiz Harapan untuk Juventus

Kenan Yildiz memberikan harapan penting di tengah badai cedera yang melanda skuat "Si Nyonya Besar."

Kenan Yildiz memberikan harapan penting di tengah badai cedera yang melanda skuat Si Nyonya Besar.

Kenan Yildiz dari FC Juventus melakukan selebrasi setelah mencetak gol pembuka pada pertandingan Serie A TIM antara Frosinone Calcio dan Juventus di Stadio Benito Stirpe pada 23 Desember 2023 di Frosinone, Italia. Foto oleh Giuseppe Bellini/Getty Images

Oleh Anna Fadiah

Kenan Yildiz, pemain muda penyerang Juventus, memberikan pelajaran berharga kepada tiga rekan eks-akademi, Matias Soule, Kaio Jorge, dan Enzo Barrenechea, yang saat ini dipinjamkan ke Frosinone. Meskipun ketiganya berjuang keras, mereka tidak dapat menghindari kekalahan tim mereka dari Juventus, "orang tua" mereka, dalam pertandingan pekan ke-17 Liga Italia di Stadion Benito Stirpe pada Sabtu (23/12/2023).

Pada pertandingan tersebut, Frosinone harus mengakui keunggulan Juventus dengan skor 1-2. Kenan Yildiz menjadi pahlawan kemenangan dengan membuka skor melalui aksi individu brilian yang berhasil mengatasi tiga bek lawan pada menit ke-12. Gol tersebut juga menjadi debut Yildiz di Liga Italia.

Kenan Yildiz tak hanya menciptakan gol debutnya di Liga Italia untuk Juventus, tetapi dia juga merayakannya dengan gaya selebrasi yang menggambarkan penghormatan kepada legenda klub, Alessandro Del Piero. Selebrasi itu ditandai dengan menjulurkan lidah dan merentangkan kedua tangan, sebuah gestur yang menjadi ciri khas Del Piero. Pemandangan serupa pernah terlihat ketika Yildiz mencetak gol perdana untuk Timnas Turki melawan Jerman pada 18 November lalu.

"Bagi saya, ini adalah momen yang luar biasa. Terima kasih saya ucapkan kepada pelatih yang memberikan saya kesempatan serta dukungan dari rekan setim dan fans," ujar Yildiz dalam wawancara seusai pertandingan kepada DAZN. Moment ini menjadi pengalaman berharga bagi Yildiz, yang dianggap sebagai langkah besar dalam karirnya di level profesional bersama Juventus.

Kenan Yildiz, dengan performa penentu yang menghasilkan gol debutnya untuk Juventus, secara tegas membuktikan kualitasnya sebagai pemain yang layak dipertahankan oleh pelatih Juve, Massimiliano Allegri. Keberhasilan Yildiz menciptakan gol tersebut dapat dianggap sebagai pembeda yang menempatkannya di posisi yang lebih solid dalam kepercayaan Allegri dibandingkan dengan Matias Soule dan Kaio Jorge, dua rekannya di tim muda Juventus pada musim 2022-2023 yang saat ini dipinjamkan ke Frosinone. Ini menjadi langkah signifikan bagi Yildiz dalam menjalani karir profesionalnya di tingkat klub tertinggi.

Musim ini, Kenan Yildiz memperoleh posisi unik sebagai satu-satunya penyerang dari tim Juventus Next Gen—yang berkompetisi di Serie C—yang berhasil dipromosikan ke tim utama dan secara rutin mendapatkan kesempatan bermain. Penampilan di Stadion Benito Stirpe melawan Frosinone juga mencatatkan momen bersejarah bagi Yildiz karena menjadi pertama kalinya ia masuk dalam susunan pemain inti Juventus di ajang Liga Italia musim ini.

Kenan Yildiz dari Juventus saat pertandingan Serie A TIM antara Frosinone Calcio dan Juventus di Stadio Benito Stirpe pada 23 Desember 2023 di Frosinone, Italia. Foto oleh Daniele Badolato/Getty Images

Gol yang diciptakan dan performa keseluruhannya menunjukkan bahwa pemain berusia 18 tahun itu telah memberikan bukti kualitasnya kepada trio pemain lulusan akademi Juventus yang saat ini bermain untuk Frosinone. Keberhasilan Yildiz bukan hanya terbatas pada gol semata, melainkan juga dalam efektivitas permainannya di lini depan Juventus, terutama dalam memulai serangan balik dengan keahlian dribelnya yang memukau. Tugas yang diemban oleh Yildiz mirip dengan peran seniornya, Federico Chiesa, yang absen akibat cedera ringan.

Dengan kesempatan bermain selama 55 menit, Kenan Yildiz menghadirkan harapan besar setelah direkrut oleh Juventus dari tim muda Bayern Muenchen pada tahun 2022. Sejauh musim ini, Yildiz telah tampil dalam tujuh pertandingan Liga Italia 2023-2024, dengan total durasi bermain mencapai 93 menit.

Meskipun menempati posisi penyerang nomor lima di Juventus, setelah Dusan Vlahovic, Arek Milik, dan Moise Kean, Yildiz memberikan harapan yang signifikan di tengah badai cedera yang melanda skuat Si Nyonya Besar. Dalam pertandingan melawan Frosinone, hanya Milik yang fit tampil dari empat penyerang utama Juventus.

Yildiz mengungkapkan bahwa Massimiliano Allegri memberitahunya tentang keputusan tampil sejak sepak mula, setelah Federico Chiesa mengalami cedera pada sesi latihan sehari sebelum pertandingan, pada Jumat (22/12/2023). "Saya berkata 'wow', saya sedikit terkejut, tetapi juga senang bahwa namaku masuk dalam starting XI. Selebihnya, saya menjalani momen ini dengan tenang," ujar Yildiz.

Sebelum dipastikan masuk dalam skuat tim utama Juventus, Kenan Yildiz telah menunjukkan komitmennya untuk bersaing di Si Nyonya Besar. Hal ini ia wujudkan ketika memotong rambut panjangnya sesuai permintaan dari pelatih Massimiliano Allegri, setelah memberikan debut pada pertandingan melawan Udinese pada 21 Agustus lalu. Pada waktu itu, Allegri memberikan komentar terkait gestur Yildiz yang terlalu sering merapikan poni rambutnya.

Kenan Yildiz dari Juventus merayakan gol 0-1 pada pertandingan Serie A TIM antara Frosinone Calcio dan Juventus di Stadio Benito Stirpe pada 23 Desember 2023 di Frosinone, Italia. Foto oleh Daniele Badolato/Getty Images

Sebelum pertandingan melawan Frosinone, Allegri juga tak lupa menyambut tiga pemain yang dipinjamkannya ke Frosinone dalam musim ini. Matias Soule, Kaio Jorge, dan Enzo Barrenechea dihampiri dan dipeluk oleh Allenatore yang telah memberikan lima scudetto untuk Juventus. Ketiganya tersenyum ketika diapproach oleh Allegri sebelum pertandingan dimulai.

Dari ketiganya, Matias Soule menjadi yang paling mencolok. Pemain yang sempat memberikan ancaman ke gawang Juventus mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dan memberikan satu umpan kunci di babak pertama. Meskipun mendapat kesempatan tampil penuh, Soule bersama dengan Enzo Barrenechea tidak mampu menghindari timnya dari kekalahan. Sementara itu, Kaio Jorge ditarik keluar lapangan pada menit ke-69, tidak mampu memberikan dampak signifikan pada pertandingan tersebut.

Juve berhasil memastikan raihan tiga poin setelah Dusan Vlahovic, yang masuk sebagai penyerang pengganti, mencetak gol sundulan. Gol tersebut terjadi ketika pertandingan menyisakan sembilan menit lagi dalam waktu normal. Vlahovic memanfaatkan umpan silang Weston McKennie dari sisi kiri pertahanan Frosinone dengan sangat baik.

Sebelum gol penentu tersebut, Frosinone berhasil memberikan kejutan dengan menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak oleh gelandang sayap kanan mereka, Jaime Baez, pada menit ke-51. Baez berhasil lolos dari kawalan dua pemain Juve, yaitu Filip Kostic dan Danilo.

Meskipun sempat mencetak gol tambahan di menit ke-90 melalui sepakan kaki kiri Dusan Vlahovic setelah kembali unggul, kegembiraan Juventus terhenti karena gol tersebut dianulir oleh asisten wasit video (VAR). Penyerang asal Serbia itu dianggap berada dalam posisi offside ketika menerima umpan dari Samuel Iling-Junior, bek sayap kiri Juve.

Vlahovic mengekspresikan kesan dan keinginannya untuk memberikan kontribusi besar dalam memastikan kemenangan tim, serta membuat para pendukung di tribun senang. Kegigihan dan semangat Vlahovic mencerminkan tekadnya untuk menghadirkan hasil positif bagi Juventus.

Kenan Yildiz dari Juventus berlari merayakan gol 0-1 bersama rekan-rekannya pada pertandingan Serie A TIM antara Frosinone Calcio dan Juventus di Stadio Benito Stirpe pada 23 Desember 2023 di Frosinone, Italia. Foto oleh Daniele Badolato/Getty Images

Kemenangan melawan Frosinone menjadikan Juventus nyaman berada di posisi kedua klasemen Serie A dengan mengumpulkan 40 poin dari 17 pertandingan. Meskipun demikian, mereka masih terpaut satu poin dari Inter Milan yang akan menghadapi Lecce dalam pertandingan pekan ke-17 pada tengah malam Minggu (24/12/2023).

Sementara itu, Juventus berhasil menjauhi AC Milan yang berada di peringkat ketiga. AC Milan hanya meraih hasil imbang 2-2 melawan Salernitana pada pertandingan Sabtu dini hari, sehingga mereka terpaku dengan 33 poin dari 17 pertandingan. Keunggulan poin yang semakin bertambah membuat Juventus semakin kokoh di persaingan papan atas Serie A.