Marini Gantikan Marquez di Honda

Luca Marini penuh semangat menandatangani kontrak dengan Repsol Honda hingga 2025 sebagai respons terhadap kepergian Marc Marquez.

Luca Marini penuh semangat menandatangani kontrak dengan Repsol Honda hingga 2025 sebagai respons terhadap kepergian Marc Marquez.

Luca Marini dari Italia dan Mooney VR46 Racing Team berbicara di telepon seluler sebelum konferensi pers pra-acara MotoGP Spanyol pada 27 April 2023 di Jerez de la Frontera, Spanyol. Foto oleh Mirco Lazzari/Getty Images

Oleh Anna Fadiah

Luca Marini, adik dari legenda MotoGP, Valentino Rossi, mengamankan tempatnya di tim Repsol Honda dengan langkah proaktif. Alberto Puig, manajer tim Honda, membocorkan bahwa Marini langsung menghubungi Honda setelah mengetahui bahwa Marc Marquez akan meninggalkan tim.

"Luca Marini adalah pembalap yang sangat bersemangat, dan ketika dia tahu Marc Marquez akan pergi, dia langsung menghubungi kami. Dia mengatakan, 'Saya siap, saya ingin bergabung dengan Honda,'" ungkap Puig dalam wawancara.

Proses rekrutmen Marini ke Honda menjadi langkah yang menarik, dan Puig menyatakan bahwa semangat dan tekad Marini untuk bergabung dengan tim sangat kuat. Keputusan untuk merekrut Marini juga dapat menjadi strategi Honda untuk membentuk tim yang kuat dan kompetitif di masa mendatang.

"Ini menunjukkan semangat dan tekadnya yang besar untuk bergabung dengan Honda. Kami yakin dia akan memberikan kontribusi positif untuk tim, dan kami senang bisa bekerja bersamanya," tambah Puig. Langkah Marini ke Honda membuka babak baru dalam kariernya dan menambah dinamika persaingan di lintasan MotoGP.

Luca Marini, dengan penuh semangat, telah menandatangani kontrak dengan tim Repsol Honda hingga tahun 2025. Keputusan ini muncul sebagai respons terhadap kepergian Marc Marquez, juara dunia delapan kali, yang memilih untuk bergabung dengan tim Gresini Racing, menjadi bagian dari keluarga Ducati untuk musim MotoGP 2024.

Luca Marini dari Repsol Honda Tram berkompetisi pada Tes MotoGP di sirkuit Ricardo Tormo pada 28 November 2023 di Valencia, Spanyol. Foto oleh Pablo Morano/Getty Images

Marini, yang merupakan adik dari salah satu ikon besar MotoGP, Valentino Rossi, tampaknya siap menghadapi tantangan besar ini. Kontraknya dengan Honda membawa harapan untuk memberikan kontribusi positif dan keseimbangan baru di dalam tim. Perubahan ini menciptakan dinamika baru di dunia MotoGP, di mana pebalap muda bersiap untuk mengambil alih tanggung jawab di lintasan balap paling bergengsi ini.

Honda, dengan keputusan merekrut Marini, menunjukkan komitmen mereka untuk terus bersaing di level tertinggi MotoGP. Dengan keberangkatan Marquez, tim ini berada di tengah-tengah transformasi, dan kehadiran Marini diharapkan membawa nuansa baru dan prestasi gemilang untuk tim Repsol Honda.

Sebelum akhirnya merekrut Luca Marini, Honda menjadi pusat perhatian dengan sejumlah spekulasi mengenai pebalap yang akan mengisi posisi kosong yang ditinggalkan oleh Marc Marquez. Beberapa nama yang santer dikaitkan dengan Honda antara lain Miguel Oliveira, Fabio Di Giannantonio, dan pebalap berbakat Moto2, Fermin Aldeguer.

Miguel Oliveira, yang merupakan pebalap KTM Factory Racing, sempat menjadi sorotan sebagai potensi pilihan untuk mengisi kursi di Repsol Honda. Namun, akhirnya Honda memilih jalur yang berbeda dengan merekrut Luca Marini untuk mengemban tugas tersebut.

Selain itu, Fabio Di Giannantonio, yang saat itu tampil mengesankan di Moto2, juga muncul sebagai salah satu kandidat kuat. Namun, keputusan akhir Honda menunjukkan bahwa mereka melihat potensi luar biasa dalam Luca Marini, yang akan membawa semangat baru dan bakatnya ke tim Repsol Honda.

Fermin Aldeguer, pebalap muda yang menjanjikan dari kelas Moto2, juga terdengar sebagai pilihan potensial. Namun, Honda pada akhirnya memilih untuk memberikan kesempatan kepada Luca Marini, yang dianggap memiliki kualitas dan pengalaman yang sesuai dengan ambisi tim Repsol Honda di ajang MotoGP.

Alberto Puig dari Spanyol berbicara dengan jurnalis di pit selama MotoGP San Marino - Kualifikasi di Sirkuit Dunia Misano pada 03 September 2022 di Misano Adriatico, Italia. Foto oleh Mirco Lazzari/Getty Images

Perekrutan Luca Marini oleh Honda tidak terjadi begitu saja, melainkan setelah pertimbangan matang dari pihak manajemen. Alberto Puig, manajer tim Honda, menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah analisis teliti terhadap karier Marini di kelas Moto2 dan debutnya di MotoGP. Marini, yang sebelumnya merupakan bagian dari tim VR46 milik Valentino Rossi, dianggap memiliki konsistensi, analitis, dan potensi besar untuk berkontribusi pada perjuangan Honda agar kembali bersaing secara kompetitif.

Puig menjelaskan bahwa salah satu hal yang mempengaruhi keputusan tersebut adalah kurangnya opsi yang tersedia untuk menggantikan Marc Marquez. Luca Marini, sebagai pebalap yang menunjukkan ketertarikan pertama dan menghubungi Honda ketika mengetahui Marquez akan pergi, kemudian menjadi pilihan utama setelah dianalisis lebih lanjut.

"Kami yakin akan memiliki kontribusi yang bagus dari dia. Soalnya dia itu datang dari menunggangi motor pemenang, dan dia bisa memberi kami banyak sekali informasi," kata Puig, menekankan potensi kontribusi besar yang bisa diberikan oleh Marini, yang memiliki pengalaman menunggangi motor yang berhasil meraih kemenangan.