Mourinho Adu Bacot dengan Pemain Napoli

Pertandingan AS Roma vs Napoli tidak hanya memperlihatkan aksi di lapangan, tetapi juga momen panas yang terjadi pada menit ke-37.

Pertandingan AS Roma vs Napoli tidak hanya memperlihatkan aksi di lapangan, tetapi juga momen panas yang terjadi pada menit ke-37.

Pelatih AS Roma Jose Mourinho melakukan protes kepada wasit dan menerima kartu kuning saat pertandingan Serie A antara AS Roma dan SSC Napoli di Stadio Olimpico pada 23 Desember 2023 di Roma, Italia. Foto oleh Giuseppe Maffia/Getty Images

Oleh Anna Fadiah

Pertandingan antara AS Roma dan Napoli di Liga Italia, Minggu (24/12) dini hari WIB, tidak hanya diwarnai oleh gol-gol Pellegrini dan Lukaku yang mengantarkan kemenangan 2-0 bagi Roma, tetapi juga oleh momen adu bacot manajer Jose Mourinho dengan dua pemain Napoli, Khvicha Kvaratskhelia dan Victor Osimhen. Atmosfer pertandingan pun terasa begitu intens dan keras.

Ketegangan mencapai puncaknya ketika Napoli harus bermain dengan sembilan pemain setelah Matteo Politano mendapatkan kartu merah pada menit ke-66, diikuti oleh Victor Osimhen yang juga dihukum kartu merah 20 menit kemudian. Kondisi ini membuat pertandingan semakin panas dan menegangkan, menciptakan drama yang tak terduga di lapangan hijau.

Pertandingan antara AS Roma dan Napoli tak hanya menyuguhkan aksi di lapangan, namun juga momen panas yang terjadi di menit ke-37. Pada saat itu, Bryan Cristante menjatuhkan Khvicha Kvaratskhelia, hingga pemain Napoli itu tersungkur. Wasit memberikan kartu kuning kepada Cristante sebagai sanksi atas insiden tersebut.

Jose Mourinho, pelatih AS Roma, mengadu kepada Khvicha Kvaratskhelia dari SSC Napoli selama pertandingan Serie A TIM antara AS Roma dan SSC Napoli di Stadio Olimpico pada 23 Desember 2023 di Roma, Italia. Foto oleh Silvia Lore/Getty Images

Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, yang berada di pinggir lapangan, menyaksikan insiden tersebut dan langsung memberikan protes yang keras. Mourinho bahkan dikenai kartu kuning sebagai akibat dari protesnya yang tegas.

Tak hanya itu, Mourinho juga terlihat berteriak di depan wajah Kvaratskhelia dan kemudian memegangi kepalanya. Dalam adegan yang tertangkap kamera, Mourinho terlihat memberikan semacam ceramah, diiringi dengan kata-kata 'cukup-cukup, respek'. Namun, saat tayangan ulang memperlihatkan bahwa kontak antara Cristante dan Kvaratskhelia sebenarnya cukup minim. Momen ini menambah intensitas pertandingan dan menimbulkan diskusi terkait keputusan wasit.

Victor Osimhen menjadi pusat perhatian dalam pertandingan tersebut. Pada menit ke-34, Osimhen terjatuh setelah tangannya bersentuhan dengan Paredes di dalam kotak penalti AS Roma. Meski Osimhen tampak marah dan memprotes, wasit tidak menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran.

Jose Mourinho, pelatih kepala AS Roma, mengadu kepada Victor Osimhen dari SSC Napoli selama pertandingan Serie A TIM antara AS Roma dan SSC Napoli di Stadio Olimpico pada 23 Desember 2023 di Roma, Italia. Foto oleh Silvia Lore/Getty Images

Menuju akhir pertandingan, Osimhen mengalami kesialan. Tindakan tekelnya terhadap El Shaarawy berakhir dengan pemberian kartu kuning kedua, yang berujung pada kartu merah. Saat Osimhen meninggalkan lapangan, ia terlibat cekcok dengan beberapa staf pelatih AS Roma.

Jose Mourinho, pelatih AS Roma, menghampiri Osimhen dan mencium pipinya. Sikap Mourinho tersebut berhasil meredakan ketegangan di lapangan, menciptakan momen yang menandai akhir pertandingan yang intens tersebut.

"Saya berbicara kepada para pemain, bahwa kita harus memberikan kado Natal terbaik bagi para penggemar," ujar Jose Mourinho dalam wawancara dengan DAZN pasca pertandingan.

"Kami mampu mengontrol jalannya pertandingan, bahkan ketika kami memiliki sebelas pemain di lapangan. Kami berhasil tampil dengan baik melawan tim yang memiliki kualitas jauh lebih unggul dari kami," tambah Mourinho, tanpa merinci insiden adu bacot yang melibatkan dua pemain Napoli dalam pernyataannya tersebut.