Adaptasi Franco Morbidelli dengan Ducati

Franco Morbidelli beradaptasi bersama tim Pramac Ducati, menargetkan performa terbaik setelah dua musim penuh tantangan di Monster Energy Yamaha.

Franco Morbidelli beradaptasi bersama tim Pramac Ducati, menargetkan performa terbaik setelah dua musim penuh tantangan di Monster Energy Yamaha.

Franco Morbidelli dari Italia dan Pramac Racing Team terlihat di dalam kotak saat Tes MotoGP di Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo pada 28 November 2023 di Valencia, Spanyol. Foto oleh Mirco Lazzari/Getty Images

Oleh Enjang Pramudita

Gino Borsoi, Kepala Tim Pramac Ducati, penuh optimisme mengenai peran Franco Morbidelli di arena MotoGP pada musim 2024. Meskipun Morbidelli baru saja beralih dari Yamaha ke Ducati, Borsoi memiliki keyakinan bahwa pembalap Italia tersebut dapat beradaptasi dengan cepat dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi tim.

Morbidelli, yang sebelumnya sukses bersama tim pabrikan Yamaha, membawa pengalaman dan keterampilan yang berharga ke Pramac Ducati. Borsoi meyakini bahwa bakat Morbidelli akan menjadi aset berharga, memberikan dimensi baru bagi tim Ducati.

Dalam mengomentari perpindahan Morbidelli, Borsoi menyatakan keyakinannya bahwa adaptasi pembalap Italia itu dengan motor Desmosedici GP akan berlangsung dengan mulus. Dia juga menyoroti kualitas Morbidelli sebagai pebalap yang memiliki kemampuan teknis dan mental yang baik, faktor-faktor penting dalam menghadapi tantangan MotoGP.

"Franco adalah pembalap hebat dan saya yakin dia dapat beradaptasi dengan cepat dengan tim dan motor Ducati. Kualitas teknis dan mentalnya sangat baik, dan kami berharap dapat mencapai hasil yang positif bersamanya di musim mendatang," kata Borsoi.

Dengan kehadiran Morbidelli, Pramac Ducati memiliki potensi untuk menjadi kekuatan yang lebih besar di MotoGP 2024. Kiprah pembalap Italia tersebut akan menjadi sorotan dalam perjalanan tim di lintasan balap, dan harapan Borsoi menandakan optimisme tinggi terhadap pencapaian positif yang dapat dicapai bersama Franco Morbidelli.

Franco Morbidelli memasuki MotoGP 2024 dengan aura kebangkitan yang penuh antisipasi bersama tim Pramac Ducati. Setelah mengalami dua musim yang menantang bersama Monster Energy Yamaha, Morbidelli memiliki harapan besar untuk menemukan kembali performa terbaiknya dan menetapkan tonggak prestasi yang baru.

Prestasi cemerlang Morbidelli bersama Yamaha pada awal kariernya di kelas premier MotoGP menarik perhatian banyak pihak. Namun, dua musim terakhir di Yamaha tidak sesuai harapan, dan Morbidelli menghadapi tantangan adaptasi terhadap perubahan yang dibawa oleh motor Desmosedici GP milik Ducati.

Pindah ke tim Pramac Ducati memberikan Morbidelli kesempatan baru untuk membuktikan potensinya. Kepala Tim Pramac Ducati, Gino Borsoi, menyatakan optimisme bahwa Morbidelli dapat cepat beradaptasi dengan motor baru dan memberikan kontribusi positif bagi tim.

Kepulangannya ke dunia Ducati menciptakan narasi menarik di MotoGP 2024, karena Morbidelli berusaha menemukan keseimbangan dan performa yang dulu membuatnya bersinar di lintasan balap. Antisipasi terhadap kembalinya Morbidelli menjadi salah satu cerita menarik yang menambah warna persaingan sengit di kelas utama balap motor dunia.

Franco Morbidelli mengalami periode sulit setelah dipromosikan dari tim satelit Yamaha ke tim pabrikan pada bulan September 2021. Meskipun awalnya dipandang sebagai pembalap yang memiliki potensi besar, Morbidelli kesulitan bersaing di posisi 10 besar selama masa tersebut.

Prestasi puncak Morbidelli dengan tim pabrikan Yamaha adalah saat finis di posisi keempat pada MotoGP Argentina 2023. Sejak saat itu, dia menghadapi tantangan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dan konsisten di sepanjang musim.

Sebelumnya, pada musim 2020 yang dipersingkat karena pandemi Covid-19, Franco Morbidelli berhasil mencapai pencapaian luar biasa sebagai runner-up di klasemen akhir. Meskipun masih berada di tim satelit, Petronas SRT Yamaha, Morbidelli berhasil bersaing di papan atas dan mendapatkan pujian sebagai calon juara MotoGP masa depan.

Kemampuan Morbidelli untuk bersaing di level tertinggi telah menjadi tanda tanya, dan kepindahannya ke tim Pramac Ducati menjadi kesempatan bagi pembalap Italia ini untuk mengukur ulang potensinya dan mencari kembali performa cemerlang yang pernah dia tunjukkan sebelumnya.

Franco Morbidelli dari Italia dan Prima Pramac Racing beraksi di trek saat Tes MotoGP di Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo pada 28 November 2023 di Valencia, Spanyol. Foto oleh Diogo Cardoso/Getty Images

Dalam debutnya bersama tim Pramac Ducati pada tes pascamusim 2023 di Valencia, Franco Morbidelli, yang akrab disapa Franky, menghadapi tantangan awal. Ia hanya mampu menempati peringkat 16 dengan selisih waktu 0,953 detik dari pembalap tercepat, Maverick Vinales dari tim Aprilia. Morbidelli bahkan menjadi pembalap Ducati dengan waktu terlambat di antara tujuh rekan satu mereknya.

Hal ini tentu menjadi catatan yang menarik, mengingat Morbidelli mengendarai Desmosedici GP24, motor Ducati dengan mesin terbaru yang dianggap sebagai kuda besi terbaik di lintasan MotoGP saat itu. Meskipun memiliki potensi besar, hasil ini menunjukkan bahwa perjalanan Morbidelli untuk kembali ke performa terbaiknya akan memerlukan waktu dan upaya ekstra.

Gino Borsoi, Kepala Tim Pramac Ducati, menyadari bahwa mengembalikan Morbidelli ke puncak performanya tidaklah mudah. Proses adaptasi dan penyesuaian dengan motor baru serta lingkungan tim yang berbeda mungkin memerlukan waktu. Namun, dengan keyakinan bahwa Morbidelli memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi, tim Pramac Ducati berkomitmen untuk memberikan dukungan maksimal agar pembalap Italia ini bisa meraih kesuksesan bersama Ducati.

Proses adaptasi dan pemahaman terhadap lingkungan baru di tim Pramac Ducati menjadi langkah awal yang harus dihadapi oleh Franco Morbidelli. Sebagai pembalap baru dalam tim, Morbidelli perlu mengenal seluk-beluk tim dan memahami cara kerja mereka. Meskipun demikian, Gino Borsoi, Kepala Tim Pramac Ducati, yakin bahwa perjalanan ini bisa dipersingkat berkat bakat alami yang dimiliki oleh pembalap berusia 29 tahun tersebut.

"Jelas ini adalah jalan yang panjang. Akan ada fase di mana dia harus beradaptasi dan memahami cara kerja tim. Namun dengan bakat yang dibawanya, saya pikir itu tidak akan memakan waktu lama," ungkap Borsoi, seperti dilansir dari Speedweek pada Kamis (4/1/2023).

Tim Pramac Ducati memiliki tekad kuat untuk membantu Morbidelli kembali ke performa terbaiknya. Proses adaptasi ini dianggap sebagai salah satu tujuan utama tim, dan dengan keyakinan mereka pada bakat Morbidelli, diharapkan pembalap Italia ini dapat segera meraih keberhasilan bersama tim baru.

Franco Morbidelli melanjutkan babak baru dalam kariernya dengan bergabung bersama tim Pramac Ducati setelah kontraknya dengan Yamaha tidak diperpanjang. Keputusan ini membuatnya meninggalkan tim Monster Energy Yamaha pada musim sebelumnya. Perpindahan Morbidelli juga menghasilkan serangkaian perubahan dalam susunan pembalap MotoGP.

Alex Rins, sebelumnya membela LCR Honda, menjadi pengganti Morbidelli di tim pabrikan Yamaha. Sementara itu, kursi yang ditinggalkan oleh Rins di LCR Honda diambil alih oleh Johann Zarco. Perombakan ini menciptakan dinamika baru di lintasan balap dan menandai langkah berani bagi Morbidelli dalam menjalani tantangan baru bersama Pramac Ducati.