Dovizioso Beri Nasihat Bagnaia

Andrea Dovizioso memberi nasihat hati-hati kepada Francesco Bagnaia untuk tidak terlalu fokus pada langkah-langkah Marc Marquez di Ducati.

Andrea Dovizioso memberi nasihat hati-hati kepada Francesco Bagnaia untuk tidak terlalu fokus pada langkah-langkah Marc Marquez di Ducati.

Andrea Dovizioso menghadiri EICMA Milan Motorcycle Show di Rho Fieramilano pada 12 November 2023 di Milan, Italia. Foto oleh Alessandro Bremec/Getty Images

Oleh Enjang Pramudita

Dalam menghadapi MotoGP 2024, banyak pihak meyakini bahwa kehadiran Marc Marquez di lintasan balap akan menimbulkan kekhawatiran bagi rival-rivalnya, termasuk pembalap Ducati, Francesco Bagnaia. Mantan pebalap MotoGP, Andrea Dovizioso, pun memberikan nasihat kepada Bagnaia dalam menyikapi situasi ini.

Andrea Dovizioso, yang memiliki pengalaman panjang dalam dunia balap sepeda motor kelas utama, memberikan pandangan mendalamnya mengenai bagaimana Bagnaia seharusnya menghadapi persaingan sengit di musim mendatang. Dovizioso kemungkinan mengingatkan Bagnaia untuk tetap fokus pada kinerja dan strategi pribadinya, serta tidak terlalu terpengaruh oleh kehadiran Marquez atau tekanan dari rival-rival lainnya.

Sebagai seorang yang telah bersaing di level tertinggi MotoGP, Dovizioso tentu saja memiliki wawasan yang berharga untuk dibagi dengan pembalap muda seperti Bagnaia. Nasihatnya mungkin melibatkan aspek-aspek taktis dan mental yang penting dalam menghadapi persaingan yang semakin sengit di MotoGP.

Francesco Bagnaia dari Tim Ducati Lenovo berkompetisi pada Tes MotoGP di sirkuit Ricardo Tormo pada 28 November 2023 di Valencia, Spanyol. Foto oleh Pablo Morano/Getty Images

Dengan demikian, nasihat dari Dovizioso dapat menjadi panduan berharga bagi Bagnaia dalam menjaga fokus, mengoptimalkan kinerja pribadi, dan menjalani musim MotoGP 2024 dengan percaya diri di lintasan balap.

Keputusan Marc Marquez untuk pindah ke tim Gresini setelah sebelas tahun bersama Honda menjadi sorotan di dunia MotoGP. Juara dunia delapan kali ini memilih menunggangi Desmosedici GP23 dari Ducati, yang sebelumnya digunakan oleh dua pebalap teratas musim lalu, yakni Francesco Bagnaia dan Jorge Martin.

Prestasi Marquez yang menjanjikan di atas motor baru tersebut tampak saat post season test di Valencia pada bulan November. Finis keempat dalam uji coba tersebut memberikan sinyal positif bagi Marquez dan tim Gresini, menunjukkan adaptabilitasnya terhadap motor baru.

Keberhasilan Bagnaia dan Martin dengan motor Ducati pada musim sebelumnya menambahkan kepercayaan diri terkait potensi Desmosedici GP23. Dengan bergabungnya Marquez ke dalam tim yang baru, ekspektasi dan antisipasi terhadap performa Gresini Racing semakin meningkat menjelang musim balap MotoGP berikutnya.

Andrea Dovizioso, mantan pebalap Ducati yang dua kali finis sebagai runner-up di bawah dominasi Marc Marquez, memberikan saran kepada Francesco Bagnaia terkait kehadiran Marquez di MotoGP 2024. Dovizioso menekankan bahwa Bagnaia seharusnya tidak terlalu memikirkan performa Marquez, melainkan lebih baik fokus pada kemampuan dan strategi balapnya sendiri.

Dovizioso menyoroti pentingnya menjaga konsentrasi dan memusatkan perhatian pada aspek-aspek yang dapat dikelola oleh Bagnaia secara langsung. Dengan pesaing sekelas Marquez, yang memiliki sejarah prestasi yang mengesankan, Dovizioso menegaskan bahwa Bagnaia harus fokus pada persiapannya sendiri untuk meraih kemenangan di setiap balapan. Membangun kepercayaan diri dan konsistensi performa menjadi kunci untuk menghadapi persaingan yang semakin sengit di MotoGP 2024.

Andrea Dovizioso juga mengekspresikan ketidakyakinannya terhadap kesuksesan Marc Marquez di tim Gresini. Dovizioso memberikan catatan perbandingan dengan situasi Jorge Lorenzo yang mengalami kesulitan untuk memenuhi ekspektasi setelah pindah ke Ducati.

Dengan berhati-hati, Dovizioso memberi nasihat kepada Francesco Bagnaia untuk tidak terlalu fokus pada langkah-langkah Marquez. Ia menekankan bahwa Bagnaia seharusnya hanya memusatkan perhatian pada perkembangan dan strategi balap pribadinya. Dovizioso menyoroti risiko meniru gaya juara hebat lainnya, seperti yang dialami Lorenzo, di mana ekspektasi tinggi tidak selalu diikuti oleh hasil yang sesuai.

"Bagnaia mesti mengabaikan Marquez," tegas Dovizioso kepada GPOne. "Dia hanya akan memikirkan tentang dirinya sendiri, karena jika anda mencoba meniru juara-juara hebat ini maka apa terjadi adalah mereka membuat anda salah jalan. Seperti yang terjadi dengan Lorenzo. Jorge datang di Ducati, mengira dia akan cemerlang, tapi pada akhirnya, tidak seperti itu. Kita akan melihatnya, sih. Saya sangat penasaran," tambah Dovizioso dengan penuh keraguan terhadap dampak perpindahan Marquez ke Gresini.