Duo Marquez Bersaing di Lintasan

Alex Marquez menyatakan bahwa meskipun sebagai saudara, interaksi dengan Marc Marquez terbatas dalam memberikan saran balapan.

Alex Marquez menyatakan bahwa meskipun sebagai saudara, interaksi dengan Marc Marquez terbatas dalam memberikan saran balapan.

Alex Marquez dari Spanyol dan Gresini Racing MotoGP duduk di dalam garasi barunya sebelum memulai sesinya pada Tes Resmi MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo pada 8 November 2022 di Valencia, Spanyol. Foto oleh Steve Wobser/Getty Images

Oleh Enjang Pramudita

Dalam kancah persaingan MotoGP, Alex Marquez, yang juga merupakan adik dari pembalap legendaris Marc Marquez, ternyata memiliki pendekatan yang menarik. Meskipun bersaing di lintasan yang sama, Alex jarang meminta saran atau bimbingan kepada sang kakak.

Meski hubungan keluarga erat antara keduanya, Alex Marquez tampaknya lebih memilih untuk mengejar pengalaman dan pembelajaran secara mandiri di dunia balap. Keputusannya untuk tidak terlalu mengandalkan saran dari Marc mencerminkan determinasi dan tekadnya untuk membuktikan diri sebagai pembalap yang mandiri dan sukses.

Pilihan ini juga dapat dipahami sebagai cara Alex ingin membuktikan kemampuannya tanpa bantuan langsung dari Marc. Meskipun mungkin ada unsur persaingan sehat di antara mereka, namun keputusan Alex untuk menyusun jalannya sendiri di lintasan MotoGP menunjukkan dedikasi dan fokusnya terhadap perkembangan karier pribadinya.

Keputusan untuk bersama-sama membela tim Gresini Racing pada musim MotoGP 2024 menandai kolaborasi istimewa antara dua saudara, Alex Marquez dan Marc Marquez. Dengan berbagi garasi, keduanya tidak hanya akan bersaing di lintasan, tetapi juga akan bekerja bersama dalam pengembangan dan peningkatan performa motor Desmosedici GP23.

Dalam suasana di mana saudara-saudara bersaing di level tertinggi motorsport, langkah ini menciptakan dinamika unik di dalam tim. Bagi Gresini Racing, kehadiran duo Marquez di garasi mereka membawa pengalaman luar biasa dan harapan tinggi. Para penggemar pun tentu saja sangat menantikan momen-momen menegangkan dan prestasi gemilang yang mungkin terjadi di bawah bendera tim tersebut.

Dengan berbagi tim, Alex dan Marc tidak hanya menghadapi tantangan bersama sebagai rekan satu tim, tetapi juga sebagai saudara. Kehadiran keduanya di Gresini Racing diharapkan membawa energi positif dan semangat kompetitif yang tinggi ke dalam dunia MotoGP pada musim mendatang.

Marc Marquez dari Gresini Racing MotoGP berkompetisi pada Tes MotoGP di sirkuit Ricardo Tormo pada 28 November 2023 di Valencia, Spanyol. Foto oleh Pablo Morano/Getty Images

Dalam kancah MotoGP, Marc Marquez membangun reputasi yang luar biasa. Dengan usianya yang baru 31 tahun, rider asal Spanyol ini telah memenangkan gelar juara dunia kelas premier sebanyak enam kali. Prestasinya yang cemerlang termasuk dalam catatan sejarah MotoGP, dan ia dikenal sebagai salah satu pembalap terbaik dengan kemampuan mengendarai motor yang spektakuler.

Sementara itu, sang adik, Alex Marquez, menghadapi tantangan yang berbeda dalam karir MotoGP-nya. Meskipun telah mengumpulkan pengalaman dengan 69 start di kelas balap paling bergengsi ini, pebalap berusia 27 tahun itu belum pernah merasakan kemenangan di satu pun seri balapan. Meski begitu, setiap pembalap memiliki perjalanan uniknya sendiri, dan Alex terus berusaha untuk meraih kesuksesan dan prestasi yang membanggakan di MotoGP. Dengan langkahnya ke Gresini Racing pada musim mendatang, Alex memiliki kesempatan baru untuk menorehkan pencapaian gemilang dalam balapan kelas dunia.

Alex Marquez menjelaskan bahwa meskipun dia dan Marc Marquez adalah saudara, interaksi mereka terbatas dalam memberikan saran balapan. Dalam sebuah wawancara dengan GP One, Alex menyatakan bahwa waktu terbatas untuk berdiskusi, dan saran dari Marc terkadang tidak banyak karena keduanya membangun gaya balapan mereka masing-masing.

"Kami berbincang, tapi tak banyak. Dia membangun ke satu arah, dan saya membangun ke arah lain," ungkap Alex, mencerminkan fokus keduanya pada pendekatan balapan yang berbeda.

Alex Marquez (73) dari Spanyol dan Gresini Racing MotoGP Ducati saat tes resmi musim baru MotoGP 2023 di Sirkuit Ricardo Tormo pada 8 November 2022 di Valencia, Spanyol. Foto oleh Jose Breton/Getty Images

Alex juga menyoroti bahwa berbicara terlalu banyak dengan pembalap lain, termasuk saudara sendiri, bisa menjadi kontraproduktif dan membingungkan daripada membantu. Dalam pandangannya, setiap pembalap harus bisa menyelesaikan pekerjaannya sendiri dengan memanfaatkan dukungan tim dan orang-orang di sekitarnya.

Dengan MotoGP 2024 yang akan dimulai pada bulan Maret, balapan pembuka di Lusail, Qatar, akan menjadi momen penuh tantangan bagi Alex Marquez, yang siap untuk membangun karirnya sendiri dan mengejar sukses di lintasan balap kelas dunia.