Marquez Tak Suka Membandingkan Motor

Marc Marquez menolak membandingkan motor barunya, tetapi menyoroti bahwa Ducati Desmosedici GP24 membutuhkan gaya berkendara yang berbeda.

Marc Marquez menolak membandingkan motor barunya, tetapi menyoroti bahwa Ducati Desmosedici GP24 membutuhkan gaya berkendara yang berbeda.

Seorang mekanik Gresini Racing usai melakukan pemanasan motor Marc Marquez di depan garasi saat Tes MotoGP di Sirkuit Ricardo Tormo pada 28 November 2023 di Valencia, Spanyol. Foto oleh Steve Wobser/Getty Images

Oleh Enjang Pramudita

Marc Marquez, pembalap yang akan bersaing di MotoGP 2024, telah menegaskan bahwa fokus utamanya adalah membangun konsistensi dalam penampilan di lintasan. Menurutnya, aspek konsistensi memiliki nilai lebih penting daripada mempertimbangkan performa motor, yang menurutnya sudah mencapai tingkat maksimal.

Pernyataan Marquez mencerminkan kesadaran akan peran konsistensi dalam mencapai kesuksesan jangka panjang di MotoGP. Meskipun performa motor memegang peranan penting, keteraturan dalam penampilan dan hasil yang baik dalam sejumlah balapan menjadi kunci keberhasilan. Marquez tampaknya ingin fokus pada elemen-elemen ini untuk mengoptimalkan pencapaiannya di musim balap mendatang.

Pendekatan Marquez yang berorientasi pada konsistensi menunjukkan keseriusannya dalam merencanakan strategi untuk menghadapi tantangan di lintasan balap. Dengan pengalaman dan ketangguhan yang dimilikinya, pembalap asal Spanyol ini bertekad untuk memberikan penampilan terbaiknya dan bersaing secara konsisten di kejuaraan MotoGP.

The Baby Alien, yang merupakan julukan akrab bagi Marc Marquez, menunjukkan penampilan yang sangat positif dalam debutnya bersama Desmosedici GP24 pada sesi tes pascamusim 2023 di Valencia. Keahlian balapnya tercermin ketika dia berhasil finis di peringkat empat, hanya berselisih 0,171 detik dengan Maverick Vinales, pembalap tercepat dalam sesi tersebut.

Marc Marquez dari Spanyol dan Gresini Racing MotoGP melewati tikungan saat Tes MotoGP di Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo pada 28 November 2023 di Valencia, Spanyol. Foto oleh Mirco Lazzari/Getty Images

Pada saat itu, Marquez belum dapat memberikan komentar mendalam mengenai motor dan tim barunya karena masih terikat kontrak dengan Repsol Honda. Namun, hasil positif dalam sesi tes tersebut memberikan indikasi bahwa adaptasi Marquez terhadap motor baru dan lingkungan tim berjalan dengan baik.

Kini, dengan kebebasan sebagai pembalap Gresini Ducati, Marquez memiliki kesempatan untuk lebih mendalam mengeksplorasi dan memberikan pandangannya mengenai Desmosedici GP24 serta bergabung dengan tim baru. Antusiasme Marquez terhadap motor Ducati dan perubahan timnya menjadi sorotan, dan para penggemar MotoGP dengan penuh harap-harap cemas menanti penampilan luar biasa yang mungkin ditunjukkan oleh The Baby Alien di musim balap yang akan datang.

Per 1 Januari 2024, Marc Marquez telah secara resmi bergabung dengan tim yang dimiliki oleh Nadia Padovani. Komentarnya mengenai debutnya di Valencia dengan motor Ducati telah terungkap, dan Marquez menyatakan bahwa dia merasa sangat nyaman dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap kuda besi anyar yang menjadi tunggangannya.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa Marquez tidak hanya berhasil menunjukkan kecepatan yang mengesankan dalam debutnya bersama Desmosedici GP24, tetapi juga mampu mencapai tingkat kenyamanan yang memungkinkannya untuk mengeksplorasi potensi penuh motor Ducati tersebut. Keterbukaan dan positivitas Marquez terhadap pengalaman awalnya bersama tim baru menambah semangat penggemar MotoGP yang kini semakin antusias menyambut perjalanan balapan musim mendatang.

Marc Marquez, bintang MotoGP asal Spanyol, menolak untuk membandingkan motor barunya dengan motor sebelumnya. Kendati demikian, dia menekankan bahwa Ducati Desmosedici GP24, yang membawa Francesco Bagnaia meraih gelar juara dunia MotoGP 2023, memerlukan gaya berkendara yang berbeda.

"Saya tidak suka membandingkan sepeda motor, apalagi di depan umum. Tetapi Ducati adalah motor berbeda yang membutuhkan gaya berkendara berbeda," ungkap Marquez seperti dilansir dari Speedweek pada Selasa (2/1/2024).

Dengan beralih ke motor yang meraih gelar juara dunia, Marquez menyatakan bahwa kini segalanya berada di tangan dirinya. Dia juga mencatat bahwa banyak pembalap yang memiliki kecepatan dengan motor Ducati, dan hal ini menunjukkan adanya variasi gaya balap yang dapat diterapkan untuk meraih kesuksesan dengan kuda besi baru tersebut.

Meskipun telah membuat debut apik dengan Ducati Desmosedici GP24 pada tes pascamusim 2023 di Valencia, Marc Marquez merasa masih perlu banyak belajar mengenai kuda besi baru tersebut. Menurutnya, terdapat aspek-aspek yang perlu dipahami lebih dalam, termasuk posisi berkendara, serta beberapa elemen yang harus ditingkatkan. Meski kecepatan motor sudah ada, Marquez menekankan bahwa fokusnya saat ini bukan hanya pada peningkatan kecepatan, melainkan pada pembangunan konsistensi.

“Kecepatannya ada, tapi saya masih harus memahami banyak hal, termasuk posisi, dan meningkatkan beberapa hal. Bukan untuk menjadi lebih cepat, tapi yang terpenting adalah menjadi lebih konsisten,” ungkap juara MotoGP enam kali tersebut, menegaskan bahwa stabilitas dan konsistensi menjadi prioritas utamanya dalam menghadapi perjalanan MotoGP 2024 bersama tim Gresini Ducati.

Marc Marquez, yang baru-baru ini membagikan wawasan tentang kesuksesannya di MotoGP, menegaskan bahwa kunci keberhasilannya bukan hanya kecepatan mutlak. Menurutnya, kecerdasan strategi balapnya menjadi faktor utama dalam meraih gelar juara berulang di ajang tersebut. Meskipun dia mengakui peran strategi dan kepintarannya dalam balapan, Marquez sadar bahwa sebuah motor yang tangguh juga menjadi kunci penting dalam meraih prestasi di lintasan.

Dalam upaya untuk kembali bersaing di papan atas dan meraih gelar juara, Marquez memutuskan untuk bergabung dengan tim Ducati. Keputusan ini diambil setelah dia merasa bahwa Honda tak lagi mampu menyediakan motor yang memadai untuk bersaing di level tertinggi. Dengan bergabung bersama Ducati, Marquez berharap dapat menemukan kembali performa kompetitif yang diperlukan untuk bersaing dalam persaingan yang semakin ketat di dunia MotoGP.