PDIP Usung Tema "Satyameva Jayate" di HUT ke-51

Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa perayaan HUT ke-51 PDIP tahun ini memiliki keunikan dengan melibatkan unsur akar rumput.

Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa perayaan HUT ke-51 PDIP tahun ini memiliki keunikan dengan melibatkan unsur akar rumput.

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (tengah) saat menyampaikan keterangan pers persiapan HUT ke-51 PDIP, di Jakarta, Sabtu (6/1/2024). Foto oleh Antara/M Mardiansyah Al Afghani

Oleh Enjang Pramudita

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengonfirmasi bahwa absennya Presiden Joko Widodo dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 PDIP tidak akan memberikan dampak negatif terhadap elektabilitas calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3, Ganjar-Mahfud, pada Pemilihan Presiden 2024. Meskipun Presiden Jokowi tidak dapat hadir dalam acara tersebut, Hasto Kristiyanto meyakinkan bahwa komitmen PDIP terhadap pasangan calon tersebut tetap kuat.

Pernyataan tersebut memberikan penegasan terkait keyakinan partai terhadap pasangan calon Ganjar-Mahfud, meskipun dalam suatu acara penting bagi PDIP seperti peringatan HUT partai. Hasto Kristiyanto menekankan bahwa kehadiran dan dukungan Presiden Jokowi tetap terjaga, dan hal ini tidak akan merugikan elektabilitas pasangan calon yang diusung oleh PDIP pada kontestasi Pilpres mendatang.

Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa desain perayaan HUT ke-51 PDIP tahun ini memiliki keunikan dengan melibatkan unsur akar rumput. Menurutnya, keberbedaan desain ini dianggap sebagai faktor yang akan menjadi penentu dalam ranah elektoral. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan sebagai bagian dari persiapan perayaan HUT PDIP yang berlangsung di Jakarta.

Dengan menghadirkan unsur akar rumput dalam desainnya, PDIP berharap dapat membangun keterlibatan yang kuat dari masyarakat pada perayaan HUT partai. Keunikan ini dianggap memiliki potensi untuk memperkuat basis elektoral partai, dengan memberikan sentuhan yang lebih dekat dan merakyat. Hasto Kristiyanto menyoroti bahwa aspek desain ini akan memiliki dampak signifikan terhadap dukungan dan pandangan masyarakat terhadap partai, serta dapat menciptakan identitas yang lebih kuat dalam kancah politik nasional.

Dalam konteks persiapan peringatan HUT ke-51 PDIP, Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa perayaan kali ini akan memiliki nuansa yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan mengusung tema "Satyameva Jayate," yang secara harfiah berarti "Kebenaran Pasti Menang," partai yang memiliki banteng sebagai lambangnya ini berencana merayakan ulang tahunnya secara lebih terlibat dengan masyarakat, terutama di wilayah yang menjadi basis pendukungnya, yang dikenal dengan sebutan "moncong putih."

Hasto menjelaskan bahwa perayaan tersebut akan menonjolkan gerakan partai yang lebih merakyat, dengan turun langsung ke basis rakyat, termasuk tingkat RT/RW. Dengan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, PDIP berharap dapat memperkuat ikatan antara partai dan pendukungnya, menciptakan semangat kebersamaan, dan memperkuat dukungan dari lapisan masyarakat yang menjadi basis partai. Tema kebenaran yang pasti menang juga diharapkan mencerminkan tekad PDIP untuk terus memperjuangkan nilai-nilai kebenaran dan kesejahteraan rakyat.